Upaya Percepatan Luas Tambah Tanam Padi Di Kabupaten Bolaang Mongondow
Pendampingan Program Strategis Kementan sebagai upaya percepatan realisasi Luas Tambah Tanam (LTT) Padi, mendukung Swasembada Pangan Nasional Tahun 2025, telah dilaksanakan pada tanggal 7 Agustus 2025 di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pertanian Bolmong Tonny S. Toligaga, S.Pt, MP, dan dihadiri oleh Kepala Bidang Penyuluhan, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), 15 Koordinator BPP dan Pengolah Data LTT Dinas Pertanian Bolmong.
Sambutan sekaligus materi Kepala Dinas Pertanian, upaya percepatan LTT di Bolmong antara lain: 1) Identifikasi, pemantauan dan mengoptimalkan fungsi kawasan sentra produksi tanaman pangan, khususnya padi; 2) Penyediaan sarana dan prasarana pendukung.
Selain itu, 3) Koordinasi intensif dengan menggalang dukungan semua stakeholder terkait komoditi padi; 4) Mendorong dan menggerakkan Penyuluh Pertanian di semua wilayah, lebih mengoptimalkan kinerjanya dalam melaksanakan pengawalan dan pendampingan secara intensif kepada petani.
Penanggung jawab Swasembada Pangan Bolmong Sudarti, SP, M.Si. mewakili Kepala BRMP Sulawesi Utara menyampaikan: 1) Salah satu tugas dan fungsi BRMP Sulawesi Utara, pendampingan program pembangunan pertanian, pertanian modern: paradigma baru pembangunan pertanian kedepan.
Lanjutnya, 2) Kinerja LTT Juli 2025 yaitu 74,23 % dari target masih perlu ditingkatkan untuk Bulan Agustus 2025; 3) Potensi LTT (50% dari potensi lahan padi) Bulan Agustus 2025 sebesar 3.245 ha; 4) Optimalisasi pertanaman padi dan strategi percepatan tanam; dan 5) Sinkronisasi pelaporan LTT antara e-pusluh dan bidang tanaman pangan.
Dalam diskusi disepakati untuk sinkronisasi data, batas waktu pelaporan jam 15.00 WITA. Pelaporan realisasi LTT sangat mempengaruhi pelaporan panen pada 3 bulan mendatang. Kesanggupan LTT Kabupaten Bolmong Bulan Agustus 2025 sebesar 4.230 ha, melalui upaya percepatan semoga tercapai sehingga dapat mendukung pencapaian realisasi LTT Sulawesi Utara.